Edisi 09/16

Ternak Itik yang Kian Populer

 

Kuliner dengan menu olahan itik dari hari ke hari kian menggugah selera. Kepopuleran menu hidangan itik kini berangsur-angsur mulai menggusur kepopuleran sajian olahan ayam yang sudah lama menjadi primadona di lidah masyarakat Indonesia. Jika produk ayam potong mudah ditemui di pasaran sehingga bisa diolah langsung di rumah dan dihidangkan untuk keluarga, produk olahan itik hanya bisa disantap di beberapa resto atau rumah makan. Akibatnya, permintaan terhadap daging itik terus bertambah. Ternak itik pun saat ini semakin populer.

Dewasa ini sudah tersedia pemeliharaan itik jenis pedaging dan petelur. Namun pada kenyataannya peternak di Indonesia tertarik membudidayakan itik untuk diambil keduanya, baik telur maupun dagingnya, sehingga usaha itik terbanyak adalah jenis itik petelur. Bahkan di beberapa daerah di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan telah banyak orang yang menjadikan usaha itik petelur sebagai mata pencaharian utama. Telur itik saat ini banyak diolah untuk berbagai makanan seperti telur asin, martabak telur, dan olahan kue lainnya. Adanya opini yang berkembang di masyarakat yang menyatakan khasiat telur itik lebih baik dari telur ayam kampung juga telah mendongkrak penjualan telur itik.

Itik petelur memiliki daya tahan yang cukup tinggi terhadap kondisi lingkungan yang ekstrim dibanding ayam. Di samping itu dari segi pakan, banyak bahan baku yang bisa dijadikan pakan campuran dengan konsentrat itik petelur, seperti bekatul, dedak, nasi aking, menir, limbah ikan, dan lain-lain. Tidak mengherankan, kalau pakan di satu daerah peternakan itik petelur berbeda dengan daerah lainnya. Justru dengan kejelian strategi dalam mengolah bahan pakan potensial setempat, akan sangat menguntungkan peternak sehingga biaya pengeluaran pakan bisa ditekan.

Pada kesempatan kali ini, rubrik Artikel Utama Info Medion edisi September 2016 akan mengangkat tema mengenai aspek-aspek apa saja yang perlu dipelajari ketika ingin memulai usaha budidaya itik petelur. Dengan mempelajari beberapa aspek tersebut, harapannya kita bisa menjalankan usaha budidaya itik petelur dengan pertimbangan yang matang, mengingat persaingan harga bibit itik petelur sekarang sangat ketat. Pada rubrik Suplemen, bahasan mengenai kasus AI pada itik juga akan kami soroti. Tidak lupa kami sajikan pula informasi menarik lainnya dalam rubrik Peristiwa dan Serba-Serbi. Akhir kata, selamat membaca!

 


 

 

 

 

 

 

Indo Livestock merupakan pameran industri peternakan dan pakan ternak terbesar di Indonesia yang dipersembahkan oleh Direktorat Jenderal Peternakan Departemen Pertanian dan didukung oleh organisasi-organisasi terkait di industri peternakan, termasuk media publikasi internasional maupun nasional. Pameran tersebut mempertemukan para pelaku industri peternakan baik di Indonesia maupun internasional, untuk melihat teknologi dan informasi terkini serta melakukan kerjasama bisnis.

Ajang tersebut akan diadakan untuk ke-11 kalinya pada tanggal 27-29 Juli 2016 di Jakarta Convention Center. Lebih dari 580 exhibitors dari 45 negara akan berpartisipasi dalam Indo Livestock Expo & Forum 2016 ini.

www.medion.co.id               info@medion.co.id                 0813-2185-7405 (Customer Service)                 facebook.com/medionwisata 
Cara berlangganan Info Medion SMS ke 0852 2114 1929 dengan format Reg IM Nama AlamatSurat AlamatEmail
agar tampilan website ini dapat berjalan lebih optimal, disarankan menggunakan program browsing internet terbaru