Bapak Imam Rahmat

Kediri – Jawa Timur

 

Saya peternak itik petelur umur 2 minggu. Saat musim hujan, pakan yang dikonsumsi itik cepat habis dan saling berebut. Ketika saya menghematnya dengan melakukan pengurangan jumlah pakan, selang 2 hari ada 1-2 itik terlihat lemah dan kemudian mati satu persatu. Apakah ini dampak dari pakan yang dikurangi? Bagaimana solusi penanganannya?

 

Jawab:

Yth. Bapak Iman, terimakasih atas pertanyaannya. Secara umum pengurangan jumlah pemberian pakan pada itik dapat menjadi salah satu faktor non infeksius yang menyebabkan kematian. Terlebih bila pengurangannya cukup drastis dan jauh di bawah standar yang ditetapkan sehingga itik yang terbiasa makan banyak akan saling bersaing untuk mendapatkan pakan. Perlu diperhatikan pula bahwa ternak itik khususnya itik lokal mempunyai sifat mudah stres terhadap perubahan pakan yang mendadak dari aspek kualitas maupun kuantitas. Pengurangan pakan akan menimbulkan stres pada itik dan dapat berakibat turunnya nafsu makan dan kelemahan. Kekurangan nutrisi terutama vitamin dan mineral seperti vitamin A dan D karena kekurangan asupan pakan juga dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan daya tahan tubuh menurun.

 

Kematian karena pengurangan pakan memang tidak langsung terjadi, biasanya ditandai terlebih dahulu dengan lesu, lemah, dan tembolok kosong karena tidak mendapatkan pakan. Untuk memastikan kematian itik ada baiknya dilakukan bedah bangkai juga untuk mengetahui apakah ada penyakit yang menyerang hingga menyebabkan kematian.

 

Faktor non infeksius lain yang juga bisa menjadi penyebab kematian itik adalah manajemen kandang yang kurang optimal. Kandang yang nyaman untuk itik bersuhu sekitar 27-32°C dengan kelembapan udara 60-65% (AgriFlo, 2012). Apabila kondisi kandang nyaman untuk itik maka pertumbuhan dan produktivitas akan optimal.

 

Apabila konsumsi pakan atau bobot badan pada itik petelur sudah melebihi target, cara mengontrol pakan yang baik adalah dengan penahanan pakan dengan tidak melakukan penambahan hingga konsumsi/bobot sesuai dengan target. Hal ini untuk memberi kesempatan saluran pencernaan untuk beradaptasi agar tidak terjadi perubahan metabolisme secara mendadak yang dapat berakibat kelemahan dan penurunan nafsu makan pada itik. Sedangkan, untuk mengendalikan nafsu makan itik dapat mengikuti beberapa saran berikut ini :

  1. Tentukan dahulu target konsumsi atau bobot badan yang akan dicapai pada minggu berikutnya. Masing-masing jenis itik mempunyai target kebutuhan pakan dan bobot badan tertentu dan menjadi acuan keberhasilan pemeliharaan.

  2. Tentukan target konsumsi harian minggu tersebut. Konsumsi harian dapat ditahan dengan tidak melakukan penambahan dengan syarat pakan besok sama dengan atau lebih dari pakan hari ini (jangan dikurangi).

  3. Jangan mengurangi tempat pakan, sediakan tempat pakan yang sesuai dengan populasi dan kepadatan itik

  4. Itik dapat dibuat menjadi koloni-koloni kecil untuk mengurangi sifat kompetisi atau persaingan pakan, maksimal 30 ekor/koloni

 

Hal yang perlu Bapak lakukan untuk memperbaiki pola konsumsi pakan itik dan mencegah kematian terulang kembali, diantaranya:

  • Kontrol pemberian pakan sesuai standar supaya feed intake dan bobot itik tercapai sehingga pertumbuhan itik tetap optimal. Seperti yang telah dijelaskan bahwa bobot badan pada itik petelur yang sudah melebihi target dapat dikontrol dengan cara penahanan pakan. Penambahan pakan tidak perlu dilakukan hingga konsumsi/bobot sesuai dengan target. Contoh standar pemberian pakan pada bebek petelur umur 0-8 minggu sebagai berikut:

  • Sesuaikan kepadatan dalam kandang. Jika luasan kandang yang diberikan lebih leluasa maka dapat menjamin semua itik mendapatkan pakan, air minum, ruang gerak dan oksigen secara merata. Standar kepadatan itik dalam kandang yaitu umur 0-4 minggu sekitar 20-25 ekor/m2, umur 5-8 minggu sekitar 10-15 ekor/m2, umur 8-20 minggu sekitar 7-8 ekor/m2 dan di atas umur 20 minggu sekitar 3-5 ekor/m2.

  • Pemberian multivitamin seperti Vita Stress, Aminovit atau Fortevit berperan untuk meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh. Untuk melengkapi kebutuhan nutrisi mikro lainnya, Bapak juga bisa menambahkan premiks (Mineral Feed Supplement A) dan multivitamin (Egg Stimulant, Strong Egg atau Turbo).

Artikel Terbaru

www.medion.co.id               info@medion.co.id                 0813-2185-7405 (Customer Service)                 facebook.com/medionwisata 
Cara berlangganan Info Medion SMS ke 0852 2114 1929 dengan format Reg IM Nama AlamatSurat AlamatEmail
agar tampilan website ini dapat berjalan lebih optimal, disarankan menggunakan program browsing internet terbaru