Ibu Sharon

Malang – Jawa Timur

 

Saya baru mencoba untuk memelihara ayam pedaging. Ketika ayam saya berumur 5 hari saya melihat ada gejala nafas terengah-engah pada ayam saya tapi tidak ada suara, dan lajunya makin lama makin cepat hingga ada beberapa anak ayam mati. Sebenarnya apa yg terjadi pada ayam saya dan bagaimana cara mengatasinya? Terimakasih atas jawabannya.

 

Jawab:

Gangguan pernapasan pada anak ayam dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Berdasarkan gejala klinis yang telah Ibu sebutkan, diagnosa mengarah ke satu penyakit yang disebut Aspergillosis atau brooder pneumonia. Namun, perlu dilakukan bedah bangkai untuk menegaskan kembali dengan melihat perubahan anatomi tubuh ayam yang ditimbulkan oleh penyakit tersebut.

 

Aspergillosis merupakan penyakit pernapasan yang disebabkan oleh jamur. Aspergillosis lebih sering menyerang anak ayam, namun demikian pernah dilaporkan kasus Aspergillosis pada ayam dewasa. Hifa (sel-sel penyusun tubuh jamur dengan bentuk memanjang seperti benang benang) dari jamur Aspergillus sp. akan menempel pada kantong udara (air sac) dan organ pernapasan lainnya, kemudian menimbulkan perubahan patologi serta mengiritasi saluran pernapasan sehingga ayam mengalami sesak napas tanpa suara (megap-megap).

Gejala klinis bentuk akut yaitu ayam mengalami kesulitan bernapas (dyspnea), leher dijulurkan ke atas, kenaikan frekuensi napas dan nafsu makan turun. Hal tersebut yang mengakibatkan pertumbuhan ayam akan terhambat. Sedangkan pada bentuk kronis yang umumnya dijumpai pada ayam dewasa, gejala di atas dapat berlanjut kebiruan, kekurusan dan berujung pada kematian.

 

Jalur utama penularan Aspergillosis adalah melalui pernapasan (menghirup spora jamur). Sekam (litter), peralatan kandang, ransum dan air minum yang terkontaminasi dengan spora jamur Aspergillus sp. dapat menjadi media penularan jamur. Selain itu, penularan bisa melalui telur. Di hatchery, penularan Aspergillus sp. sangat mudah terjadi di dalam ruang inkubator telur yang terkontaminasi ditambah kondisi di dalam inkubator sangat ideal untuk pertumbuhan Aspergillus sp. Jika proses fumigasi/desinfeksi ruang inkubator tidak dilakukan dengan maksimal atau telur yang dimasukkan tidak dalam kondisi benar-benar bersih, maka jamur bisa tumbuh dan sporanya mengontaminasi telur-telur yang lain.

 

Ketika Aspergillus sp. menyerang pada ayam Ibu, usaha yang dapat diberikan adalah:

  • Lakukan culling pada ayam yang kondisinya parah.

  • Lakukan seleksi ransum yang berjamur, kemudian jemur ransum yang berjamur di bawah sinar matahari atau dipanaskan.

  • Untuk ayam yang belum terlalu parah bisa ditingkatkan stamina tubuhnya dengan memberikan vitamin dosis tinggi (vitamin high concentrate) seperti Fortevit.

  • Untuk membantu meringankan Aspergillosis bisa diberikan antijamur cupri sulfat 1 gram/5 liter air minum selama 3 hari.

 

Ketika terserang penyakit jamur, sistem kekebalan tubuh ayam juga menurun akibat berkurangnya produksi antibodi. Kondisi ini dapat diperparah oleh kondisi stres dan memudahkan munculnya penyakit lain. Oleh karena itu, sangat diutamakan untuk melakukan pencegahan sebelum penyakit jamur menyerang ayam. Prinsip utama pencegahan Aspergillosis yaitu memaksimalkan aspek sanitasi sejak pembibitan sampai pemeliharaan ayam di peternakan. Hal-hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Sanitasi kandang, meliputi pembersihan, pencucian dan penyemprotan kandang dengan Formades, Antisep atau Sporades. Rutin bersihkan tempat pakan dan tempat minum. Setelah disikat dan dicuci, tempat pakan dan tempat minum direndam dalam Medisep.

  • Membatasi tamu yang masuk ke areal farm.

  • Menyimpan ransum di tempat yang kering, karena lingkungan yang lembap akan menyebabkan tumbuhnya jamur di ransum, karung ransum jangan sampai menempel di dinding ruang penyimpanan. Menerapkan sistem first in first out pada ransum, ransum yang lebih dulu datang diberikan lebih dulu pada ayam.

  • Pemeriksaan laboratorium terhadap kemungkinan adanya pencemaran jamur pada ransum.

  • Berikan bahan penghambat pertumbuhan jamur (mold inhibitor) saat kondisi cuaca kurang baik, terutama musim penghujan.

Artikel Terbaru

www.medion.co.id               info@medion.co.id                 0813-2185-7405 (Customer Service)                 facebook.com/medionwisata 
Cara berlangganan Info Medion SMS ke 0852 2114 1929 dengan format Reg IM Nama AlamatSurat AlamatEmail
agar tampilan website ini dapat berjalan lebih optimal, disarankan menggunakan program browsing internet terbaru