Agar Korisa Lebih Mudah Dikendalikan

Infectious coryza, yang biasa disebut korisa atau snot, sudah sangat familiar di kalangan peternak unggas. Penyakit pernapasan ini rutin menyerang ayam petelur, pedaging, dan unggas lain, baik pada peternakan rakyat maupun komersial. Meski tidak selalu menimbulkan kematian yang tinggi, serangan korisa tetap saja banyak menimbulkan kerugian. Serangannya pada masa starter dan grower menyebabkan pertumbuhan bobot badan ayam terhambat, sedangkan pada masa layer (bertelur) menyebabkan produksi telur turun 10-40%. Belum lagi kerugian berupa tingginya angka afkir jika korisa yang menyerang sudah sangat parah dan sulit disembuhkan.

Continue Reading

Print

AI, Jangan Mampir Lagi ke Kandangku

Maukah kita menerima kehadiran AI lagi di kandang kita? Tentu saja tidak, itu jawaban pasti. Tidak akan ada peternak yang mau ayamnya terserang AI lagi. Sudah terbayang di pelupuk mata kerugian yang harus ditanggung peternak, mulai dari kematian ayam, penurunan produksi telur, dan munculnya infeksi sekunder.

Dari data Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan tahun 2012, diperoleh data bahwa di tahun 2011 kasus AI relatif turun dibanding 2010 (tahun 2011 sebanyak 1.411 kasus dan tahun 2010 sebanyak 1.502 kasus). Data ini ternyata selaras dengan yang berhasil dirangkum oleh tim Technical Support Medion (2012). Pada grafik 1 terlihat bahwa terjadi pola penurunan kasus AI di SM 1-2011 dibanding dengan 2010. Penurunan kasus AI ini tentunya didukung dari penggunaan vaksin AI yang homolog dengan virus AI di lapangan. Di mana kajian ini secara terus menerus dilakukan Medion bekerjasama dengan ahli Biologi Molekuler Universitas Udayana yaitu Prof. Dr. drh. Ngurah Mahardika.

 

Continue Reading

Print

AI, Jangan Mampir Lagi ke Kandangku

Maukah kita menerima kehadiran AI lagi di kandang kita? Tentu saja tidak, itu jawaban pasti. Tidak akan ada peternak yang mau ayamnya terserang AI lagi. Sudah terbayang di pelupuk mata kerugian yang harus ditanggung peternak, mulai dari kematian ayam, penurunan produksi telur, dan munculnya infeksi sekunder.

Dari data Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan tahun 2012, diperoleh data bahwa di tahun 2011 kasus AI relatif turun dibanding 2010 (tahun 2011 sebanyak 1.411 kasus dan tahun 2010 sebanyak 1.502 kasus). Data ini ternyata selaras dengan yang berhasil dirangkum oleh tim Technical Support Medion (2012). Pada grafik 1 terlihat bahwa terjadi pola penurunan kasus AI di SM 1-2011 dibanding dengan 2010. Penurunan kasus AI ini tentunya didukung dari penggunaan vaksin AI yang homolog dengan virus AI di lapangan. Di mana kajian ini secara terus menerus dilakukan Medion bekerjasama dengan ahli Biologi Molekuler Universitas Udayana yaitu Prof. Dr. drh. Ngurah Mahardika.

 

Continue Reading

Print

Analisis Kasus Penyakit Sepanjang 2013

Tahun 2013 akan segera berakhir. Pasang surut usaha peternakan unggas di Indonesia tahun ini pun akan segera dibukukan. Ada beberapa catatan penting yang perlu digaris bawahi, terutama menyangkut problem kesehatan unggas selama satu tahun ke belakang. Catatan penting tersebut diharapkan bisa dijadikan bahan evaluasi agar langkah peternak di tahun depan bisa lebih baik, serta usaha yang dijalankan lebih menghasilkan profit dan berkembang semakin besar.

Continue Reading

Print

Antisipasi Masalah Kekerdilan

Waktu pemeliharaan ayam broiler memang relatif singkat karena hanya dalam waktu kurang lebih 4-5 minggu ayam broiler sudah bisa dipanen. Meski singkat, pemeliharaan broiler ternyata tidak bisa lepas dari masalah. Masalah selalu ada dan bahkan mulai terdeteksi sejak masa brooding, padahal masa brooding adalah masa kritis pemeliharaan ayam broiler. Maka dari itu, tidak ada salahnya jika kita sebagai peternak broiler sejak dini melakukan tindakan antisipasi untuk mencegah timbulnya masalah yang menyebabkan performa ayam broiler kita tidak optimal.

Continue Reading

Print

www.medion.co.id               info@medion.co.id                 0813-2185-7405 (Customer Service)                 facebook.com/medionwisata 
Cara berlangganan Info Medion SMS ke 0852 2114 1929 dengan format Reg IM Nama AlamatSurat AlamatEmail
agar tampilan website ini dapat berjalan lebih optimal, disarankan menggunakan program browsing internet terbaru