Bagaimana Wajah Baru AI di Indonesia?

Di penghujung tahun 2012, beberapa wilayah di Indonesia dikejutkan oleh kasus kematian itik yang terjadi secara tiba-tiba dan dalam jumlah besar. Diduga virus avian influenza (AI) ganaslah yang menjadi penyebabnya. Bukan hanya itik, ayam ras pun tidak luput dari bidikan virus ini. Namun yang menjadi fokus perhatian atas kejadian ini, kita tahu bahwa selama ini itik merupakan unggas yang lebih tahan terhadap serangan penyakit daripada ayam. Terutama karena itik merupakan reservoir (pembawa) virus AI. Tetapi mengapa sekarang itik bisa terserang AI hingga menimbulkan angka kematian yang tinggi? Apakah virus AI mengalami mutasi menjadi lebih ganas atau ada penyebab lain? Perlu kita kaji lebih dalam lagi mengenai kasus ini.

Continue Reading

Mengenal Penyakit Kolera pada Itik

Selama ini itik dikenal sebagai ternak yang tahan terhadap penyakit dibandingkan ayam, sehingga dalam usaha peternakan itik masalah penyakit biasanya tidak terlalu menonjol. Meski begitu, sebagai peternak kita harus bisa mengantisipasi serangan penyakit pada itik agar tidak terjadi kerugian ekonomi dikemudian hari. Salah satu penyakit itik yang akan kita pelajari kali ini adalah penyakit kolera.

Sekilas Tentang Kolera Itik

Membahas ancaman penyakit di suatu peternakan memang tidak akan ada habisnya, termasuk peternakan itik. Penyakit yang menyerang itik terdiri atas penyakit menular (AI/flu burung, botulism, hepatitis, kolera, salmonellosis, aspergillosis, dll) dan penyakit tidak menular (stres, kekurangan vitamin, dll).

Continue Reading

Pengendalian Penyakit AI pada Itik

 Kasus AI di awal tahun 2016 yang lalu kembali mencuat di Indonesia. Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), Kementerian Pertanian mencatat sejak Januari-April 2016 ada sebanyak 77.211 ekor unggas mati akibat AI. Lebih detail lagi dijabarkan kematian unggas ini tertinggi menimpa 29.611 ekor itik/bebek, sisanya terjadi pada 21.111 ekor ayam layer, 15.916 ekor puyuh, 8.406 ekor ayam kampung, dan 2.167 ekor ayam broiler (www.civas.net, Mei 2016). Penyebab kematian massal itik tersebut yang dominan adalah virus AI H5N1 clade 2.3.2. Dari data tim Technical Support Medion diketahui AI menyerang itik mulai umur 35 hari sampai umur produksi (bertelur), dengan mortalitas (angka kematian) bervariasi antara 10-100%.

Continue Reading

Strategi Mencegah Outbreak AI

Jarang terdengarnya wabah AI (avian influenza) yang ditandai kematian massal seperti tahun 2004-2005 pada ayam pedaging dan ayam petelur belakangan ini, bukan berarti ancaman virus H5N1 mereda. Dengan munculnya clade 2.3.2, kasus AI di peternakan semakin kompleks. Perlunya vaksinasi AI pada itik pun mulai terlihat.

Continue Reading

Strategi Mencegah Outbreak AI

Jarang terdengarnya wabah AI (avian influenza) yang ditandai kematian massal seperti tahun 2004-2005 pada ayam pedaging dan ayam petelur belakangan ini, bukan berarti ancaman virus H5N1 mereda. Dengan munculnya clade 2.3.2, kasus AI di peternakan semakin kompleks. Perlunya vaksinasi AI pada itik pun mulai terlihat.

Continue Reading

www.medion.co.id               info@medion.co.id                 0813-2185-7405 (Customer Service)                 facebook.com/medionwisata 
Cara berlangganan Info Medion SMS ke 0852 2114 1929 dengan format Reg IM Nama AlamatSurat AlamatEmail
agar tampilan website ini dapat berjalan lebih optimal, disarankan menggunakan program browsing internet terbaru