Konsultasi Vaksinasi ND Umur Dini | Print |

Bapak Ngarip

Dukuh Kalongan RT 01/RW 03

Desa Menturul, Kec. Kudu

Jombang-Jawa Timur


  1. Ayam divaksinasi pada umur 2 hari dengan vaksin Medivac ND-IB dan diulang pada umur 20 hari. Apakah hal tersebut sesuai?

  2. Apabila belum diberikan vaksinasi yang ke-2, kemudian terjadi outbreak ND, apakah ayam bisa diberikan vaksin atau tidak? Jika bisa, jenis vaksin apa yang digunakan?


Jawab:

1.  Program vaksinasi yang dilakukan oleh Bapak sudah benar. Pemberian vaksin aktif ND-IB pada umur 2 hari bertujuan terutama untuk menggertak kekebalan lokal di saluran pernapasan bagian atas, dimana daerah ini merupakan pintu gerbang masuknya virus ND dan IB ke dalam tubuh ayam.

Anak ayam memiliki kekebalan yang berasal dari induk yang disebut dengan antibodi maternal. Antibodi maternal ini berperan dalam memberikan perlindungan pada anak ayam dari penyakit, namun antibodi maternal akan mulai turun pada umur 7 hari. Oleh karena itu vaksinasi ND pertama paling lambat dilakukan pada umur 7 hari. Sebenarnya vaksinasi bisa dimulai pada anak ayam umur 1 hari (DOC). Namun vaksinasi pada umur satu hari harus mempertimbangkan kondisi ayam. Sebagaimana kita ketahui bahwa DOC umur 1 hari yang baru datang memiliki tingkat stres yang tinggi akibat pengangkutan selama perjalanan. Oleh karena itu kami menganjurkan vaksinasi pertama ND dilakukan pada umur 4 hari agar ayam bisa beradaptasi terlebih dahulu terhadap lingkungan kandang, ransum, dll sehingga kondisi tubuh menjadi prima saat divaksinasi. Pada 2 hari sebelum dan sesudah vaksinasi berikan multivitamin seperti Vita Stress atau Fortevit untuk meningkatkan stamina dan mengurangi stres.

Vaksinasi ini perlu diulang pada umur 18-21 hari yang bertujuan untuk menggertak kekebalan humoral yang beredar di seluruh tubuh, menggantikan antibodi maternal yang sudah mulai turun pada umur ± 7 hari. Vaksin Medivac ND-IB merupakan salah satu vaksin aktif untuk mencegah penyakit ND sekaligus IB. Vaksin aktif diperoleh dari pelemahan mikroorganisme (salah satunya virus), sehingga kondisi virus mati suri. Hal ini yang menjadi salah satu keunggulan vaksin aktif yaitu cepat membentuk kekebalan. Namun demikian kekebalan yang terbentuk juga cepat turun terutama jika tantangan bibit penyakit tinggi. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa sangat diperlukan revaksinasi guna menyambung pembentukan kekebalan di dalam tubuh ayam. Kekebalan protektif (melindungi,red) dari vaksinasi menggunakan vaksin aktif akan terbentuk 2-3 minggu setelah vaksinasi. Oleh karena itu vaksinasi untuk pencegahan penyakit perlu dilakukan minimal 2-3 minggu sebelum terjadinya infeksi penyakit berdasarkan sejarah pemeliharaan sebelumnya. Vaksinasi ke-2 dengan vaksin aktif dilakukan 2-3 minggu setelah vaksinasi pertama. Dari pertanyaan yang Bapak ajukan, diketahui bahwa vaksinasi ulang dilakukan < 3 minggu (18 hari) setelah vaksinasi ND-IB pertama, sehingga vaksinasi pada umur 20 hari sudah tepat. Atau bisa juga pada umur 2-4 hari dilakukan vaksinasi dengan kombinasi vaksin Medivac ND-IB sekaligus Medivac ND-IB Emulsion sehingga pada umur 21 hari tidak perlu di ulang.

2.   Saat terjadi kasus ND, maka diperlukan beberapa penanganan diantaranya :

 


Kondisi ayam terinfeksi ND (tortikolis serta peradangan pada proventrikulus)
(Sumber: Dok. Medion)


Pada ayam broiler, jika kejadian mendekati umur panen, lebih baik segera di panen untuk mengurangi kerugian yang lebih besar lagi. Sedangkan jika terjadi pada ayam muda, vaksinasi darurat (vaksinasi pada saat ayam sakit terutama ND) agak kurang membantu sehingga yang perlu diperhatikan adalah tindakan supportif serta perketat biosecurity.

     Pada ayam layer, lakukan tindakan sbb :

  • Lakukan seleksi dan isolasi pada ayam yang menunjukkan gejala sangat parah

  • Pemberian antibiotika spektrum luas seperti Neo Meditril, Proxan-C, Proxan-S atau Trimezyn-S guna mencegah terjadinya infeksi sekunder

  • Pemberian multivitamin seperti Vita Stress, Fortevit atau Aminovit untuk meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh ayam

  • Perketat biosecurity dengan melakukan semprot kandang minimal sehari sekali serta membatasi lalu lintas orang yang keluar masuk kandang

  • Jika kondisi ayam sudah membaik, pertimbangkan revaksinasi dengan Medivac ND-IB atau Medivac ND Clone 45

 


Info Medion Edisi Mei 2011

Jika Anda akan mengutip artikel ini, harap mencantumkan artikel bersumber dari Info Medion Online (http://info.medion.co.id).

 

 

Produk Medion