Konsultasi Vitamin Campur Obat | Print |  E-mail
BAPAK JOKO SUSENO

This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it


  1. Apa obat atau vitamin bisa dicampur dengan jamu tradisional?

  2. Jika siang hari panas, baiknya air minum diberi obat atau tidak?


Jawab

  1. Pemberian obat atau vitamin sebaiknya tidak dicampur dengan jamu tradisional. Hal ini dikarenakan kandungan zat di dalam jamu tradisional tidak diketahui secara jelas, dikhawatirkan ada zat-zat tertentu yang bisa menurunkan potensi obat atau vitamin. Jika jamu tradisional tetap akan diberikan sebaiknya diberikan secara terpisah (pada waktu yang berbeda). Misalnya obat atau vitamin diberikan pada pagi-sore sedangkan jamu tradisional diberikan pada malam hari. Selain itu, obat dan vitamin sebaiknya juga tidak diberikan bersamaan, karena ada beberapa obat yang potensinya (daya kerjanya) menurun jika dicampur dengan vitamin, seperti daya kerja obat yang mengandung antibiotik golongan sulfonamida (Trimezyn, Respiratrek, Erysuprim, Duoko) akan menurun saat dicampur dengan vitamin B atau asam amino. Selain itu, potensi dari obat golongan fluoroquinolon dan tetrasiklin juga akan berkurang jika tercampur dengan elektrolit (Ca2+, Mg2+, Al3+).

  2. Saat cuaca panas air minum sebaiknya ditambahkan vitamin, bukan obat. Vitamin yang dapat diberikan antara lain Vita Stress atau Aminovit yang mengandung vitamin dan elektrolit. Kandungan elektrolit dan vitamin dalam kedua produk tersebut akan membantu meningkatkan stamina tubuh ayam dan menurunkan pengaruh stres panas. Selain pemberian vitamin dan elektrolit tersebut, hal yang juga harus dilakukan ialah dengan mengatasi faktor penyebab panas, seperti dengan memberikan tambahan kipas atau blower.

Jumlah dan distribusi air minum juga harus diperhatikan, jangan sampai tempat minum ayam (TMA) kosong (air habis) dan distribusinya tidak merata. Kualitas air minum juga harus diperhatikan. Saat cuaca panas, perkembangan mikroorganisme patogen di dalam saluran air (paralon) relatif cepat sehingga harus lebih hati-hati.

Konsumsi ransum pada saat kondisi ini biasanya akan menurun, namun hal yang perlu diperhatikan pastikan jumlah konsumsi ransum ayam tetap sesuai standar. Atur waktu atau periode pemberian ransumnya, jika perlu ransum diberikan pada malam hari.

 


Info Medion Edisi November 2008

Jika Anda akan mengutip artikel ini, harap mencantumkan artikel bersumber dari Info Medion Online (http://info.medion.co.id).

 

Produk Medion