Medion Wisata Padang 2013

 

 

Padang yang indah dan kaya akan budaya menjadi tujuan Medion Wisata pada tahun 2013 ini. Acara yang memasuki tahun kelima sejak pertama kali diselenggarakan pada 2009 ini diramaikan oleh 270 orang peserta. Wisata berlangsung dari tanggal 20 hingga 27 Maret 2013.

Rangkaian acara dibuka secara meriah dengan acara makan malam dan pertunjukan tari khas Padang, termasuk di antaranya Tari Piring di mana para penari menari di atas pecahan kaca. Suasana malam menjadi hangat tatkala acara bergeser ke perayaan ulang tahun pelanggan di bulan Maret. Haru pun turut melingkupi karena pelanggan merasa sangat terkesan dengan kejutan yang dipersiapkan oleh Medion ini.

 

Selama wisata, peserta diajak menikmati indahnya Padang dengan mengunjungi pulau-pulau yang ada di sekitar Padang, seperti Pulau Pagang, Pulau Sikuai, Pulau Sironjong, dan Pulau Pemutusan. Di sini peserta melewatkan waktu dengan melakukan berbagai aktivitas pantai, seperti snorkeling menikmati pesona bawah laut, bermain banana boat, memancing, atau berkeliling pulau menggunakan perahu. Presiden Direktur Medion, Jonas Jahja, beserta istri pun turut serta dalam keceriaan di pantai ini. Wisata alam berlanjut ke Kota Bukittinggi di mana terdapat Air Terjun Lembah Anai yang terletak di tepi jalan raya, Ngarai Sianok yang mempesona dan Lubang Jepang yang bersejarah, serta Puncak Lawang. Di Puncak Lawang peserta disuguhi indahnya pemandangan Danau Maninjau dilihat dari ketinggian 1.210 meter di atas permukaan laut.

 

 

Peserta juga mengunjungi Jam Gadang yang merupakan icon Padang dan Minangkabau Village. Di Minangkabau Village ini peserta mendapat kesempatan mencoba pakaian adat Minang. Masing-masing peserta tampak bersemangat mengabadikan setiap momen mereka di bangunan khas Sumatra Barat tersebut. Kemeriahan pertunjukan barongsai menjadi pengisi acara pada malam hari.

 

Selain wisata alam dan budaya, satu hal yang tak mungkin terlewat adalah peserta diajak menyantap es duren yang merupakan salah satu kuliner favorit di Padang. Tak lupa, rombongan mampir ke toko oleh-oleh untuk membeli berbagai panganan khas Padang, seperti kripik sanjai dan dakak-dakak. Keduanya merupakan sejenis keripik yang terbuat dari singkong. Bedanya, jika kripik sanjai diberi penyedap berupa garam, cabai, gula merah, atau bumbu balado setelah digoreng, dakak-dakak direndam terlebih dahulu dalam campuran kunyit, bawang putih, dan cincangan daun seledri baru digoreng. Rombongan juga menuju pusat souvenir di mana terdapat berbagai kerajinan khas Minang, seperti tenun songket, ukiran kayu, dan kerajinan dari perak.

 

Meski lelah, peserta sangat menikmati acara wisata ini. Seorang peserta, Ignasius Darsono (CV. Karunia Sejahtera Jaya), mengungkapkan kesannya, “Sumatera Barat merupakan daerah yang sangat menarik. Dari Padang, Bukittinggi sampai ke Pulau Sikuai membutuhkan perjalanan yang lumayan panjang. Meskipun perjalanan dari pagi sampai malam yang sempat membuat kami loyo, tapi kami semua bergembira menikmati wisatanya.” Sukses terus Medion!

 

Produk Medion