Melihat Dunia Peternakan Lewat Kunjungan ke Medion

Mahasiswa tingkat akhir, sejatinya memerlukan gambaran mengenai dunia yang akan digeluti selepas bangku perkuliahan. Begitu pula yang dengan mahasiswa semester 7 Jurusan Farmasi, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. Pada 9 November 2017, sebanyak lebih dari 80 orang mahasiswa dan dosen mengunjungi PT. Medion untuk melihat secara langsung dunia farmasi peternakan. 

Rombongan dari UAD tersebut disambut dengan tangan terbuka oleh pihak Medion. Mereka diberikan materi pembahasan mengenai produksi obat dan vaksin, serta diskusi dengan staf ahli. Para peserta merasa materi yang disampaikan membuka wawasan mereka tentang dunia farmasi peternakan. Mereka pun berharap PT. Medion akan terus menerima kunjungan mahasiswa karena merupakan salah satu kegiatan yang menunjang pendidikan dan persiapan kerja para mahasiswa tersebut.

Print

Perayaan Unik Malam Tahun Baru di Berbagai Negara

 

Pergantian tahun baru menjadi salah satu momen yang paling ditunggu oleh seluruh masyarakat di berbagai belahan dunia. Kebanyakan dari kita merayakan tahun baru dengan berkumpul bersama keluarga, berekreasi, ataupun menyalakan kembang api saat tepat tengah malam untuk menandakan pergantian tahun. Namun, di beberapa negara terdapat cara yang unik dalam menyambut tahun baru, diantaranya:

  1. Makan Sebanyak 12 Piring di Estonia

    Makanlah sebanyak-banyaknya jika Anda sedang berlibur di Negara Estonia, terutama saat perayaan tahun baru. Karena makan banyak disini bukanlah menjadi momok memalukan. Jika Anda bisa menghabiskan makanan sebanyak 12 piring, dipercaya kehidupan Anda akan jauh lebih baik terutama masalah kesehatan. Makan 12 piring melambangkan kekuatan dari 12 orang pria.

  1. Pukul Panci dengan Sodet Sebising-bisingnya

    Jika Anda ingin menikmati pergantian tahun baru 2018 tanpa suara berisik, jangan sekali-kali datang ke Negara Australia, terutama di daerah pedesaannya. Karena masyarakat asli di sana akan melakukan tradisi yang terbilang aneh yakni memukul panci sekeras-kerasnya. Tentu saja suara ini terdengar bising sekali. Terlebih yang melakukannya bukan hanya satu atau dua orang saja. Tapi jumlahnya bisa mencapai jutaan orang. Mereka akan berkumpul terlebih dahulu sebelum jam 12 malam tiba, kemudian mereka akan mengelilingi desa sambil memukul-mukulkan sodet (sendok besar) ke panci yang mereka bawa.

  1. Wajib Berpakaian Putih di Brazil

    Memakai baju bling-bling alias berwarna terang saat tahun baru agar penampilan Anda semakin modis, tentu hal yang lazim untuk kita temui. Tapi lain halnya di Negara Brazil. Masyarakatnya akan merayakan malam tahun baru dengan memakai pakaian putih bersih yang baru, dari baju, celana, sampai sepatunya. Arti warna putih mewakili energi suci. Jadi memakai baju putih bisa menghilangkan masa lalu yang gelap dan kelam. Menghapus segala keburukan dan nasib sial di tahun yang sudah dilewati serta mendatangkan segala kebaikan dan peruntungan di tahun baru mendatang.

  1. Menyambut Tamu Pertama di Skotlandia

    Di negara Skotlandia, orang-orang menyebut malam tahun baru sebagai Night of The Candle. Mereka menyambut tahun baru dengan membersihkan rumah dan mempersiapkan diri jika ada tamu yang datang ke rumah. Mitosnya siapa tamu pertama yang masuk melewati pintu rumah dan membawa hadiah bagi tuan rumahnya akan menentukan keberuntungan bagi seluruh keluarga.

     

  2. Membakar Boneka Jerami di Kolombia

    Di Kolombia, tradisi tahun baru dilakukan dengan membakar sebuah boneka jerami yang mirip orang-orangan sawah. Mereka akan menulis nasib buruk atau kesalahan yang ingin dibuang dalam sebuah kertas, lalu menempelkannya pada boneka. Setelah itu, mereka membakarnya pada pukul 12 malam sebagai simbol selamat tinggal bagi nasib buruk.

     

 

Sumber: http://www.kejadiananeh.com/

 

 

Print

Berbagi Ilmu Tentang Pullet

PT. Medion, perusahaan produsen obat, vaksin, dan peralatan peternakan asal Bandung, selalu mewujudkan komitmennya dalam berbagi ilmu. Salah satu kegiatan rutin Medion adalah memberikan edukasi di instansi pendidikan yang disebut dengan studium generale. Tujuannya adalah untuk menambah ilmu pengetahuan bagi siswa. Kegiatan tersebut sudah mulai dilaksanakan sejak tahun 2012.

Pada tanggal 18 Oktober 2017 lalu, studium generale kembali diadakan. Sebanyak 115 siswa dari SMKN 1 Cikalongkulon mendapatkan ilmu tentang Manajemen Pullet yang Optimal dengan Drh. Suwadi, sebagai pembicara. Selain itu juga diadakan sesi tanya jawab, sehingga dapat membuat peserta semakin mengerti isi materi.

Para peserta merasa sangat senang mendapatkan edukasi dan tertarik untuk bergabung dengan PT. Medion. Mereka juga berharap pelaksanaan edukasi seperti ini dapat dilakukan lebih sering. Diharapkan PT. Medion akan terus konsisten dalam melaksanakan misi edukasinya sehingga dapat mencerdaskan generasi penerus bangsa khususnya dalam bidang peternakan.

 

 

Print

Menjaga Agar Badan Tetap Bugar di Musim Penghujan

Bulan November merupakan bulan peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan. Biasanya, di musim penghujan seperti ini tubuh lebih rentan terhadap gangguan kesehatan, hal ini disebabkan karena tubuh dipaksa beradaptasi dengan suhu dan kelembapan udara yang berbeda daripada sebelumnya.

 

Sebagian orang yang memiliki daya tahan tubuh yang kuat tidak jatuh sakit meskipun beberapa kali kehujanan, namun ada pula beberapa orang yang hanya sekali terkena hujan, langsung menurun kesehatannya. Agar kejadian ini tidak terjadi, mari ikuti tips berikut ini :

  1. Makan Makanan Sehat

Saat musim hujan, suhu jadi lebih rendah dan tubuh juga memerlukan banyak kalori untuk menghangatkan tubuh. Selain itu, tubuh juga perlu banyak asupan nutrisi untuk mencegah serangan penyakit. Perbanyak makan makanan yang kaya vitamin C dan antioksidan karena dapat menguatkan imun tubuh seperti buah jeruk, buah naga, buah mangga, cabai dan lain sebagainya.

  1. Cuci Tangan dengan Sabun

    Anda mungkin memiliki kebiasaan buruk tidak mencuci tangan saat ingin melakukan apa pun, dan hal inilah yang harus diubah. Tangan adalah tempat yang sangat rentan untuk menjadi sarang virus dan bakteri, sehingga bisa saja Anda terserang penyakit karena tidak menjaga kebersihan tangan. Jika sedang bepergian dan tidak menemukan tempat cuci tangan, gunakan hand sanitizer.

  1. Minum Air Putih dan Minuman Herbal

    Banyak minum air putih juga membantu detoks tubuh dari racun dan menjaga kekebalan tubuh terhadap penyakit. Pastikan air yang Anda minum bersih dan matang. Selain itu, baik sekali minum teh herbal untuk menguatkan dan menghangatkan tubuh, apalagi jika Anda habis kehujanan.

  1. Jaga Kebersihan Lingkungan

    Selain menyegarkan, musim hujan juga rawan sekali penyakit. Jika hujan sangat deras, biasanya akan membawa sampah dari berbagai macam tempat, dan jika mengendap di halaman rumah Anda, bisa membawa penyakit. Jadi, bersihkan rumah dan lingkungan sekitar untuk mencegah bersarangnya penyakit.

 

Sumber:
http://doktersehat.com/

 

Print

Bulan November, The Heroes Month

 

Kita semua sudah tahu bahwa bulan November adalah bulan kedua akhir di penghujung tahun, namun tahukah Anda jika bulan November disebut juga sebagai bulan pahlawan? Tepat pada tanggal 10 November kita memperingati Hari Pahlawan. Yang melatarbelakangi tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan adalah peristiwa pertempuran hebat yang terjadi di Surabaya antara arek-arek Suroboyo dengan serdadu NICA yang diboncengi Belanda. Pahlawan Nasional yang terkenal dari peristiwa ini adalah Bung Tomo, KH. Hasyim Asy'ari, dan KH. Wahab Hasbullah.

 

Sebuah ungkapan terkenal menyatakan bahwa, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati pahlawannya. Dengan demikian, kita sebagai bangsa yang tinggal di Indonesia pada zaman ini perlu menjaga kedaulatan negara dan menjadikan diri kita pahlawan bagi negara sendiri. Namun, bagaimanakah caranya? Hal tersebut terdengar sulit namun ternyata ada beberapa hal kecil yang dapat kita lakukan:

 

  1. Go Green

    Tahukah Anda bahwa Indonesia merupakan negara penyumbang sampah rumah tangga terbesar di dunia? Dengan mengurangi penggunaan plastik dan menghemat energi, kita dapat memberikan sumbangsih yang besar bagi kelangsungan hidup generasi seterusnya.

  2. Menjaga Kerukunan dengan Tetangga

    Hal paling sederhana dalam berwarganegara adalah dengan menjaga kerukunan dengan tetangga maupun orang sekitar. Hal tersebut dapat memberikan energi positif bagi negeri.

  3. Belajarlah dimanapun dan kapanpun

    Belajar tidak hanya mampu diperoleh oleh mereka yang mengenyam pendidikan tinggi. Anda perlu yakin bahwa proses belajar dapat kita dapatkan dan aplikasikan dimanapun dan kapanpun.

  4. Go Healthy

    Kurangi polusi udara dengan berjalan kaki atau bersepeda ke tempat tujuan. Selain dapat menyehatkan badan berjalan kaki atau bersepeda dapat mengurangi polusi yang dapat menyebabkan penyakit.

 

Hal-hal tersebut merupakan hal yang sering dianggap sepele bagi sebagian masyarakat, namun nyatanya itulah yang dapat menjadikan diri kita sebagai pahlawan di negeri sendiri dengan memberikan energi positif bagi negeri.

 

 

Sumber pendukung: https://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Pahlawan_%28Indonesia%29

 

Print

Waspada Obat Hewan Tanpa Ijin

 

Pada tanggal 14 September 2017 lalu, di Bale Pare Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Hewan Kabupaten Bandung Barat menyelenggarakan sosialisasi pengawasan obat hewan. Isi acara meliputi pemaparan mengenai obat legal, dan juga cara penggunaan dan penyimpanan obat hewan yang baik. Obat hewan yang beredar di pasaran belum tentu semuanya aman dan sudah terdaftar secara legal. Peternak perlu jeli dan waspada terhadap adanyaobat-obatan yang tidak legal, karena bisa jadi mengandung bahan-bahan yang berbahaya dan tidak terjamin kualitasnya.

Drh. Iin Indasari, Kasie Pengamatan Penyakit dan Pengawasan Obat Hewan dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Baratmenjelaskan bahwa pelaku usaha obat hewan wajib memiliki ijin usaha obat hewan, dan produknya juga sudah memiliki nomor ijin edar yang didapatkan dari Kementerian Pertanian. Selain itu, Iin juga menyampaikan bahwa pemerintah dan pelaku usaha harus bersinergi dalam melakukan pengawasan peredaran obat hewan. Di Jawa Barat, salah satu perusahaan yang telah terbukti memproduksi obat hewan secara legal dan aktif bersinergi dengan pemerintah adalah PT. Medion.

Dalam acara tersebut, PT. Medion diundang sebagai pembicara tamu, yaitu drh. Siti Fatimah selaku Technical Education & Consultation dan Okky Sri Purwanti, Apt selaku Corporate Legal. Dalam presentasinya, Siti mengatakan bahwa setiap pelaku usaha harus memahami regulasi terkait peredaran obat hewan untuk menghindari obat ilegal dan cara penyimpanan obat hewan agar kualitasnya tetap terjaga. Hal tersebut yang konsisten dilakukan oleh PT. Medion dalam melakukan kegiatan usahanya. Siti juga membawakan materi mengenai cara penyimpanan vaksin yang baik dan benar.

Para peserta yang terdiri dari pelaku usaha dan peternak asal Jawa Barat merasa acara ini sangat bermanfaat agar waspada terhadap peredaran obat hewan yang tidak legal. Selain itu, materi tentang penyimpanan obat dan vaksin juga memberikan pengetahuan baru yang dapat diterapkan dalam menjalankan usaha peternakannya. Dengan adanya kesadaran para pelaku usaha peternakan, diharapkan peredaran obat hewan ilegal dapat dihentikan.

Print

www.medion.co.id               info@medion.co.id                 0813-2185-7405 (Customer Service)                 facebook.com/medionwisata 
Cara berlangganan Info Medion SMS ke 0852 2114 1929 dengan format Reg IM Nama AlamatSurat AlamatEmail
agar tampilan website ini dapat berjalan lebih optimal, disarankan menggunakan program browsing internet terbaru